Rabu, 01 Januari 2014

Belajar Usaha Makanan Online

Musim hujan sudah tiba, kegiatan di luar rumah atau mau keluar rumah jadi agak malas. Paling nyaman berada dirumah sambil menikmati yang hangat-hangat,  kepinginnya ngemil dan makan terus. Makanan yang enak ternyata mudah didapat tinggal online buka kraukk.com tinggal tunggu pesanan diantar.
Kraukk adalah variasi produk olahan seafood sehat tanpa pengawet berbahan dasar udang, ikan, cumi dan kepiting yang sangat cocok dikonsumsi sebagai pelengkap breakfast, lunch, dinner ataupun dihidangkan sebagai snack. selain makanan seafood Kraukk juga memproduksi makanan yang berbahan dasar ayam dan juga ada pancake durian yang lezat.
Mengapa memilih Kraukk ?
Legalitas perusahaannya Jelas, ada izin Depkes,semua kegiatan dikontrol dan dijamin oleh tenaga ahli yang bersertifikat, dan yang pasti adalah Halal. untuk lebih jelas silahkan klik disini

Sabtu, 14 Desember 2013

Jadwal UN 2014

Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun 2014 akan dimulai secara nasional pada hari Senin, tanggal 14 April 2014 dengan diujikannya sejumlah mata pelajaran untuk tingkat SMA/MA Program IPA, Program IPS, Program Bahasa, MA Program Keagamaan, SMK, dan SMALB.

Ujian Nasional Utama (UN Utama) bagi SMA/MA, SMK, dan SMALB akan berakhir pada hari Rabu, tanggal 16 April 2014. Sedangkan Ujian Nasional Susulan (UN Susulan) dijadwalkan secara resmi mulai Selasa, 22 April 2014 s.d. hari Kamis, 24 April 2014.

Jadwal UN SMK/MAK 2014
No.Hari dan Tanggal JamMata Pelajaran
1 UN : Senin, 14 April 2014
UN Susulan : Selasa, 22 April 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Indonesia
2 UN : Selasa, 15 April 2014
UN Susulan : Rabu, 23 April 2014
07.30 - 09.30 Matematika
3 UN : Rabu, 16 April 2014
UN Susulan : Kamis, 24 April 2014
07.30 - 09.30 Bahasa Inggris

Sabtu, 30 Maret 2013

Cara Mengerjakan Soal UN 2013

Kebijakan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun ini yang menerapkan sistem barcode membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Peserta yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, akan mendapat nilai yang jelek, karena saat di-scan, komputer akan keliru membaca. Tahapan kerja ini sudah cantumkan oleh panitia dalam Prosedur Operasi Standar (POS).

Tahapan kerja yang harus dilaksanakan oleh siswa peserta UN adalah sebagai berikut:



Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. “Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu,” tegas Khairil.

Kedua, pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting? Khairil menjelaskan, karena jika ia menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.

“Padahal mungkin dia sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21. Jadi, kami minta kepada mereka pastikan betul bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan baik. Dia tidak boleh mulai mengerjakan soal, sebelum melakukan urutan kerja ini,” tambahnya.

Ketiga, begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN. “Bisa jadi saat anak sedang mengerjakan, ada angin besar dan menerbangkan naskah soal serta LJUN sehingga tertukar satu dengan yang lain. Tetapi kalau sudah ada nama di naskah soal dan LJUN pasti tidak akan tertukar,” ungkap Khairil.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh peserta, termasuk pengawas dan kepala dinas setempat mengikuti tahapan kerja ini dan menyosialisasikan dengan baik, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan. “Sosialisasi mengenai hal ini sudah kami lakukan dan kami minta agar POS dibaca dengan baik,” imbuhnya.

Kami menyarankan pada anda untuk mempelajari POS UN 2013 dengan baik, bagi anda yang belum memilikinya bisa menyimaknya di halaman ini. Demikian info kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber: Kemdikbud