Pages

Blogroll

 

Rabu, 03 April 2013

Soal Teori Kejuruan Administrasi Perkantoran | UKK SMK 2012

0 komentar
Read more...

Soal Teori Kejuruan Pemasaran | UKK SMK 2012

0 komentar
Read more...

Soal Teori Kejuruan Akuntansi | UKK SMK 2012

0 komentar
Read more...

Sabtu, 30 Maret 2013

Cara Mengerjakan Soal UN 2013

0 komentar
Kebijakan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun ini yang menerapkan sistem barcode membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Peserta yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, akan mendapat nilai yang jelek, karena saat di-scan, komputer akan keliru membaca. Tahapan kerja ini sudah cantumkan oleh panitia dalam Prosedur Operasi Standar (POS).

Tahapan kerja yang harus dilaksanakan oleh siswa peserta UN adalah sebagai berikut:



Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. “Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu,” tegas Khairil.

Kedua, pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting? Khairil menjelaskan, karena jika ia menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.

“Padahal mungkin dia sudah mengerjakan hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21. Jadi, kami minta kepada mereka pastikan betul bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan baik. Dia tidak boleh mulai mengerjakan soal, sebelum melakukan urutan kerja ini,” tambahnya.

Ketiga, begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN. “Bisa jadi saat anak sedang mengerjakan, ada angin besar dan menerbangkan naskah soal serta LJUN sehingga tertukar satu dengan yang lain. Tetapi kalau sudah ada nama di naskah soal dan LJUN pasti tidak akan tertukar,” ungkap Khairil.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh peserta, termasuk pengawas dan kepala dinas setempat mengikuti tahapan kerja ini dan menyosialisasikan dengan baik, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan. “Sosialisasi mengenai hal ini sudah kami lakukan dan kami minta agar POS dibaca dengan baik,” imbuhnya.

Kami menyarankan pada anda untuk mempelajari POS UN 2013 dengan baik, bagi anda yang belum memilikinya bisa menyimaknya di halaman ini. Demikian info kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber: Kemdikbud
Read more...

Jumat, 22 Februari 2013

Bunga Citra Lestari - Cinta Sejati (ost Habibie&Ainun)

0 komentar
Read more...

Kamis, 21 Februari 2013

Lowongan Kerja Sekertaris Di PT. TELKOMSEL Februari 2013 - Indonesia Karir

0 komentar
Read more...

Data SMK Kabupaten Bogor

0 komentar


Berdasarkan Data Pokok SMK Versi 6.0 ternyata jumlah SMK di kabupaten Bogor 
untuk Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen adalah sebagai berikut :
  1. Program Studi Keahlian Administrasi sebanyak 112 sekolah
  2. Program Studi Keahlian Keuangan sebanyak 49 sekolah
  3. Program Studi Keahlian Tata Niaga sebanyak 76 sekolah 
Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa untuk seluruh Program Studi Keahlian
adalah sebanyak :  68 sekolah

Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk seluruh Program Studi Keahlian
adalah sebanyak : 90 sekolah

Bidang Keahlian Kesehatan untuk seluruh Program Studi Keahlian
adalah sebanyak :  20 sekolah

Bidang Keahlian Seni, Kerajinan dan Pariwisata untuk seluruh Program Studi Keahlian
adalah sebanyak :  13 sekolah

Bidang Keahlian Agribisnis dan Argoindustri untuk seluruh Program Studi Keahlian
adalah sebanyak :  6 sekolah

Secara keseluruhan jumlah SMK yang ada di Kabupaten Bogor sebanyak 259 sekolah dengan perincian SMK Negeri sebanyak 8 sekolah dan SMK Swasta sebanyak 251 sekolah atau sebanyak 13,2 % dari seluruh SMK yang ada di Jawa Barat.

Jumlah SMK yang berada di Kabupaten Bogor adalah yang terbanyak di Jawa Barat, alangkah baiknya jika diimbangi pula dengan kualitas yang terbaik sekolah maupun lulusannya.

Semoga data ini dapat bermanfaat sehingga SMK yang ada di Kabupaten Bogor benar-benar bisa menjadi panutan    bagi SMK di daerah lain.
Read more...